Senin, 31 Desember 2012

Biaya tetap dan Biaya variabel

BIAYA VARIABEL DAN BIAYA TETAP
Biaya variabel dan biaya tetap adalah dua jenis biaya yang pokok . Masing-masing didefinisikan dari segi reaksi perubahan totalnya terhadap perubahan dalam kegiatan (yang sering disebut volume) tujuan biaya yang dipilih.kegiatan atau volume tujuan biaya dapat diukur dalam jumlah unit produk yang diproduksi atau dijual,jumlah jam kerja yang digunakan ,jumlah kilometer yang dilalui ,jumlah gallon yang dihabiskan ,jumlah pasien yang dirawat, jumlah cek gaji yang dproses ,jumlah baris yang diketik ,jumlah rupiah penjualan , atau indeks volume lainnya.
BIAYA VARIABEL adalah biaya yang totalnya berubah secara proporsional dengan perubahan total kegiatan atau volume yang berkaitan dengan biaya variabel tersebut.
BIAYA TETAP adalah biaya yang jumlah totalnya tetap selama periode waktu tertentu meskipun terjadi perubahan besar dalam total kegiatan atau volume yang berkaitan dengan biaya tetap tersebut.
Perhatikan contoh dibawah ini.
1.jika penerbit Fa. Erlangga membayar honor penerjemahanya Rp.4000 per halaman folio ketik ,maka total biaya honor yang dibayar Erlangga adalah Rp.4000 dikali dengan jumlah halaman terjemahan. Inilah satu contoh biaya variabel ,biaya yang tidak berubah per unit(halaman) volume tetapi berubah secara total dengan proporsi langsungterhadap perubahan kegiatan (volume).biaya variabel ini paling banyak menyangkut bahan dan suku cadang , jenis-jenis tenaga kerja perakitan, komisi penjualan dan beberapa perlengkapan pabrik.
BIAYA RATA-RATA DAN BIAYA TOTAL
BIAYA RATA-RATA adalah biaya yang dihitung dengan membagi biaya total (pembilang) dengan penyebut.sering penyebut ini merupakan ukuran kegiatan yang paling berkaitan erat dengan biaya total yang timbul. Contoh penyebut meliputi jumlah unit produk , jumlah jam jasa , jumlah jam kredit mahasiswa , jumlah kilogram yang ditangani di departemen pengiriman ,dan jumlah faktur yang diproses atau perkiraan yang ditagih dalam departemen penagihan.
Pada umumnya biaya rata- rata dinyatakan dalam bentuk yang paling informatif bagi orang yang bertanggung jawab atas timbulnya biaya.
Biaya rata-rata pembuatan barang jadi sering di hitung dengan mengumpulkan biaya produksi dan kemudian membagi totalnya dengan jumlah unit yang diproduksi .

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar