Sabtu, 29 Desember 2012

fungsi keuangan


FUNGSI KEUANGAN
Manajer keuangan adalah, menyeimbangkan kebutuhan-kebutuhan dana dalam operasi perusahaan dengan berbagai sumber dana
Penganggaran Modal (capital budgeting)
Semua kegiatan merencanakan dan pengambilan keputusan yang berhubungan dengan pengeluaran dana yang jangka waktu pengembaliannya melebihi 1 tahun
Modal Kerja.
          Modal kerja adalah nilai dari harta, milik yang dapat dengan segera dijadikan uang kas dan digunakan oleh perushaan untuk membiayai keperluan operasi sehari-hari.
Jenis Modal kerja.
Pada dasarnya modal kerja dikelompokkan menjadi 2 kelompok
          Modal Asing/Luar, yaitu modal yang diperoleh perusahaan dari pinjaman-pinjaman yang akan dioperasikan perusahaan dalam waktu tertentu saja, karena harus dikembalikan dengan disertai bunga.
          Modal Asing digolongkan menjadi :
        Modal asing jangka pendek, yaitu modal yang penggunaannya kurang dari 1 tahun
        Modal asing jangka menengah, yaitu modal yang penggunaannya 1 tahun sampai dengan 5 tahun
        Modal Asing jangka panjang, yaitu modal yang penggunaannya lebih dari 5 tahun
Modal Sendiri :
          Modal sendiri adalah modal yang dimasukkan oleh para pemilik perusahaan, yang seterusnya akan dioperasikan perusahaan selama masih berjalan.
          Modal jangka pendek  (kredit).
Kredit rekening Koran
Kredit Penjual
Kredit pembeli
Kredit wesel,
          Modal Jangka menengah (kredit).
          Term Loan, yaitu kredit usaha dengan umur dari 1 tahun dan kurang dari 10 tahun. Biasanya term Loan ini diberikan oleh bank dagang, perusahaan asuransi, suppliers atau manufactur.
          Leasing, suatu kegiatan pembiayaan barang-barang modal yang digunakan oleh penyewa guna usaha selama jangka waktu tertentu.
          Modal Jangka Panjang.
          Pinjaman Obligasipenggunaan kredit dalam perusahaan dan angsuran disesuaikan dengan jumlah penyusutan dari aktiva tetap yang dibelanjai dengan obligasi.
          Dan apabila sistem pelunasannya sekaligus maka disebut Singking Fund System, dan apabila sistem pelunasannya dengan cara berangsur disebut dengan Amorization System.
          Pinjaman Hipotek, yaitu pinjaman jangka panjang terhadap
          barang tak bergerak agar barang itu bisa dijual untuk
         menutupi bila tagihannya tak bisa dibayar
         Daya Tahan Perusahaan (Kontinuitas).
soliditas besarnya kepercayaan masyarakat pada perusahaan karena mau dan mampu menepati segala kewajibannya.
        Soliditas finansial, kepercayaan dalam bidang keuangan
        Soliditas komersil, adalah kejujuran para pimpinan dalam menepati perjanjian dagang.
        Soliditas moral, ialah kepercayaan masyarakat terhadap para pimpinan perusahan. Apakah ada cacat dalam perilakunya.
likuiditas mencakup kemampuan melunasi hutang yang jatuh tempo, meyediakan alat-alat lancar untuk proses produksi, membayar upah, membeli bahan baku
         Solvabilitas, kemampuan perusahaan untuk dapat membayar semua utang-utang jika saat perusahaan dibubarkan.
         Creadietwaardigheid, yaitu kemampuan perusahaan untuk memperoleh kredit karena kepercayaan. (jika solvabilitas, likuiditas dan rentabilitas baik maka credietwaardigheidnya baik)
Rentabilitas, pengertian rentabilitas mencakup 2 hal yaitu, perbandingan antara pendapatan dengan dengan kekayaan yang ada (pendapatan bersih setelah pajak).
ANALISIS BREAK EVEN POINT
(BEP)
         Break Even Point (BEP) atau titik impas menggambarkan hasil dari penjualan yang dikeluarkan (pulang pokok), berarti perusahaan dengan jumlah biaya yang dikeluarkan tidak memperoleh laba dari hasil penjualan tersebut.
Break Even Point dapat memberikan hasil yang
memadai, jika asumsi berikut dipenuhi :
         Perilaku penerimaan dan pengeluaran dilukiskan dengan akurat dan bersifat linier sepanjang jangkauan (rentang) yang relevan.
         Biaya dapat dipisahkan antara biaya tetap dan biaya variabel
         Efisiensi dan produkstivitas tidak akan berubah
         Harga jual tidak mengalami perubahan
         Biaya-biaya tidak berubah
         Bauran penjualan konstan
         Tidak ada perbedaan yang signifikan (nyata) antara persediaan awal dan persediaan akhir
         Rumus untuk menghitung BEP :
         Dalam unit
                                             FC
         BEP = ----------------------
                     P/unit – VC/unit
         Dalam rupiah
                                             FC
         BEP = -----------------------
                                  1 -  VC/S
         Rumus Untuk Laba Yang Dinginkan, kita dapat mengetahui berapa jumlah penjualan agar dapat mendapat laba yang ditentukan
                                             FC + Laba Dinginkan
         Penjualan = -------------------------------
                                                 1  -  VC/S
Keterangan :
         Fixed Cost (FC) = biaya tetap
         Variable Cost (VC) = biay berubah
         Sales (S) = penjualan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar